Pentingkah Semua Hal Diceritakan Pada Pasangan? Cari Tahu Di Sini

Cerita Pada Pasangan

Saat memiliki memiliki komitmen untuk hidup bersama dengan seseorang, secara otomatis Anda perlu membagikan banyak hal supaya bisa lebih mengenal satu sama lain.

Tapi banyak orang yang masih menyembunyikan hal-hal pribadi mereka di masa pacaran, dengan pertimbangan bisa saja nantinya mereka tidak jadi menikah.

Hal ini wajar saja, sebab tidak semua masalah pribadi menimbulkan kenyamanan saat diceritakan pada orang lain.

Namun ketika Anda sudah memasuki hubungan pernikahan, pernahkah terbersit pertanyaan: Apakah semua hal aku harus ceritakan? Apakah tidak menceritakannya sama halnya dengan berbohong?

Nah, menyimpan beberapa hal terkait masa lalu tetap di dalam kotak rahasia Anda tidak selalu masuk dalam hitungan berbohong, dan kadang malah perlu untuk dilakukan.

Yuk, cari tahu hal-hal apa saja yang perlu Anda ceritakan pada pasangan dan apa yang tidak:

1. Fantasi Anda dalam hal seks


Yang satu ini wajib diceritakan kepada pasangan. Pertama, pasangan bisa jadi akan semakin bergairah saat mengetahui Anda memiliki fantasi seks yang tidak biasa.

Kedua, pasangan bisa menjadikannya pelajaran sebagai cara untuk memuaskan Anda di atas ranjang.

Hubungan seks yang baik antara pasangan sangat berpengaruh lho, terhadap kebahagiaan pernikahan. Jadi jangan segan untuk menceritakan hal ini setelah Anda menikah.

2. Kisah kelam di masa lalu


Anda mungkin pernah dilecehkan oleh seseorang saat kecil, atau Anda pernah hampir tenggelam sehingga tak ingin lagi berenang, hal-hal semacam ini penting sekali untuk diceritakan kepada pasangan.

Dengan mengetahuinya, pasangan bisa menjaga ucapan maupun perbuatan sehingga tidak menyinggung hal-hal yang akan membuat Anda merasa sedih atau takut.

Dan ketika Anda mengalami kondisi serupa dengan masa lalu, pasangan jadi bisa memberikan perlindungan dan solusi yang tepat bagi Anda.

3. Rahasia keluarga


Hmm, yang satu ini tidak perlu diceritakan kecuali ada hubungannya langsung dengan diri Anda dan pasangan. Misalnya saja, kakak yang Anda punya sekarang sebenarnya adalah anak angkat orang tua Anda yang diasuh ketika mereka tak kunjung punya anak meski sudah lama menikah, hal semacam ini perlu diceritakan karena ada hubungannya dengan Anda.

Tapi kalau tentang anak paman Anda yang lahir di luar nikah atau sepupu Anda yang pernah masuk penjara gara-gara masalah pelecehan seksual, semua itu lebih baik disimpan sendiri. Meskipun diceritakan pada pasangan, tak ada efeknya dan tak ada pula manfaatnya bagi hubungan Anda.

4. Detail tentang mantan


Tidak semua orang nyaman mendengar orang yang mereka sayang membicarakan masa lalunya dengan mantan. Kecuali pasangan Anda memintanya, hindari untuk membicarakan mantan dalam bentuk apapun, apalagi mengenang momen indah yang pernah Anda alami berdua.

Tak perlu juga menyebut namanya saat sedang melihat sesuatu yang mengingatkan Anda pada kejadian di masa lalu.

Seiring berjalannya waktu dan semakin Anda mengenal pasangan, Anda akan lebih bisa memilah mana hal yang perlu diceritakan dan mana yang lebih baik disimpan. Semoga hubungan Anda bahagia selalu, ya!

Terus kunjungi Goksss.com untuk update informasi menarik, berita terkini dan berita terbaru lainnya.

Comments

Popular posts from this blog

2 Pertanyaan Saat Hamil Yang Mungkin Merasa Tabu Untuk Ditanyakan Ke Dokter

Pemuda Tunjukan Kontribusi Nyata Dengan Lakukan Hal Ini Untuk Indonesia

Tips dan Cara Cepat Hamil Setelah Haid Selesai